Kamis, 30 Agustus 2018

Gambar Tema 17 Agustus

Beberapa hari lalu, adik gue yang ada di SD kelas 5dapet tugas dari sekolahnya. Dia ga bisa gambar sama sekali jadinya gue yang mau gamau harus gambarin deh.

Buat orang tua yang lagi cari-cari rekomendasi gambar buat tugas anaknya ini bisa jadi salah satu rekomendasi. Emang ga bagus-bagus banget sih tapi yaaa lumayan dari pada bingung. Habisnya menurut pengalaman gue yang cari-cari di google dengan tema 17 tuh susah banget. 

Gambar Animasi 17 Agustus 
Jadi menurut gurunya gambar diatas itu nilainya cuma dapet 90 :(. Karena katanya kurang rame, ga ada penontonya... Syeeedih menurut gue itu udah full karena kertasnya itu A4, bukannya ga mau kasih penonton tapi memang padet maau taroo dimana lagi penontonyaaaa....

Kenaapa gue bikin semua lombanya cuma satu orang karena menurut gue itu buat simbolis dari keseluruhan lomba yang ada di 17 agustus. 

Dirgahayu Republik Indonesia ke 73

Pengobatan Alternatif Jakarta

Heloooooow.

Jadi minggu lalu ibu saya sakit. Beliau sakit dibagian pinggangnya, karena habis angkat galon ke dispenser. Pinggangnya sakit banget katanya sampe jalannya harus ditopang sama saya. Bingung mau gimana, semalaman beliau minta dipijitin tapi ga ngaruh juga di pinggangnya. Bahkan untuk buang air kecil saja sangat susah dan terasa sangat sakit.

Bingung mau gimana, akhirnya jam 7 pagi hari senin 20 Agustus 2018. Ibu dapet telefon dari salah satu suster disana, katanya ada yang ngebatalin terapi dan bisa diisi sama ibu. Pengobatan yang ibu jalanin ada adalah pengobatan alternatif jakarta. Pengobatan Alternatif ini namanya ALFIN'S HEALTH, nama dokternya "Dr. H. Moch. Alfin Gianto". Dokter ini udah jadi kayak dokter keluarga buat keluarga saya semuanya. 

Loasinya itu ada di jakarta selatan, cuup jauh dari rumah saya yaaaaa walaupun sama-sama di Jakarta. Dokter ini ada kartu nama juga, nih buat yang sekiranya butuh bantuan pengobatan.



Lokasinya itu di Jl. Pekayon I No. 10 Rt. 08 Rw. 03, Kel Ragunan. Jakarta Selatan 12550. 
Telepon. (0217801190) 
Fax. (0217828013)
Buat yang pengen kesana bisa diakses pake google map dan bisa juga order by gocar/gojek dengan keyword "Alfin's Health" nanti udah langsung deh ketemu lokasinya. 
Bagi yang masih belum ada gambaran ancer-ancer lokasinya itu dari pejaten barat, cari aja Dian Kenanga SPA. Dari Dian Kenanga Spa sebelah kanannya ada gang yang nama jalannya Jl. Pekayon I, lurus terus sampai ada masjid disebelah kanan. Cukup gede masjidnya pasti keliatan sih yaa. Dari masjid ada pertigaan, belok kiri. Lalu belok kanan dan kanan lagi. Tinggal ikutin aja aja sih karena cukup masuk-masuk gitu kedalam jalannya. Setelah lurus terus, disebelah kanan ada perumahan pas disebrang perumahan ada kayak gang. Lalu belok kiri aja langsung dan tinggal ikutin jalan sampe ketemu rumah warna putih, nanti ada bapak satpam yang jaga. Dari tempat satpam itu kita harus jalan masuk gang buat masuk kedalam lokasi prakteknya.

Jangan khawatir lokasinya memang ada di gang. Tapi buat kualitas tempat gausah diragukan lagi bagus banget. Mari lihat-lihat dulu bentuk tempat tunggu prakteknya.






Ada Kolam Ikan, banyak ikan koi dan lele jumbo. Kolam ini jadi hiburan yang sangat menarik buat pasien anak-anak dan anak yang menunggu orangtuanya. 


Ini adik-adik lagi menunggu ibu sedang di terapi. 

Tempat ruang tunggunya sangat luas dan nyaman. Banyak disediakan tempat duduk dan karpet untuk istirahat sejenak. 

 Pada sisi samping mushola terdapat meja yang disediakan berisi teh, air panas dan dingin, dan roti dilengkapi dengan berbagai macam selai toping.
Tempat ini juga disediakan mushola yang memiliki kapasitas 1 orang yang ada di pojok kirinya. Didepan mushola juga banyak buku-buku, dan majalah biar yang nunggu ga bosen juga disediain tv buat di tonton bersama. Mushollanya juga bagus disediakan sajadah dan mukena yang bersih dan pastinya ga bauuuuk. Buat yang mau ngisi waktu luang dengan ngaji, disini juga disediain Al- Quran, Iqra, dan Juz' Amma juga loh. 

Review tentang lokasi dan venuenya cukup yaaa. Balik ke topik pengobatannya.

Jadi jam setengah 8 jalan laah dari rumah, nyampe disana sekitar jam10an karena macet banget. Ohiya karena pas mau kesini itu rada lama nyari drivernya karena, tgl 20 jadi sering ditolak-tolakin sama supir yg plat ganjil go carnya karena peraturan ganjil genapnya ASIAN GAMES. Untuk biaya perjalanannya dari rumah saya kedoya jakarta barat sampe pekayon 1 jakarta selatan udah habis 150an, udah termasuk tol dan tip driver. 

Sampai disana ibu harus di papah jalanya buat masuk ke tempat prakteknya. Akhirnya absen sama susternya. Kata susternya dapet gelombang 2. 
Jadi sistem di dokter ini itu gelombang awal khusus buat anak-anak, jadi yang bakalan di terapi duluan ya full anak-anak. Habis itu masuk Gelombang 1 buat orang dewasa dan gelombang 2. Yaaa total 3 gelombang kalo ada anak-anaknya. 

Gelombang awal itu dipanggil mulai jam 7. Di Alfin's Health ini bukan hanya kayak ketemu dokter lalu di stetoskop trus kasih obat pulang. Taaapi di pengobatan alternatif ini masuk ketemu dokter dulu buat konsultasi, abis itu baru masuk buat di terapi "diurut/dipijit". Semua pasien mempunyai alur yang sama yaitu konsultasi dan terapi trus pulang bawa obat. Obat yang disediakan oleh dokter ini juga bukan obat kimia jadi aman buat tubuh. Obat yang diberikan ke pasiennnya yaitu herbal. Ini salah satu tampilan bentuk obat-obatannya. 
Obat untuk Adik-adik

Obat untuk Ibu


Ohiya pas disana ada pasien masih seumuran saya kayaknya yaitu 22-25an. Dia laki-laki mengidap kanker leukimia, yang membuat badannya sangat kurus. Ia didampingi oleh kedua orangtuanya yang sudah cukup berumur. Hal itu yang membuat saya tersentuh, orang tuanya masih sangat berjuang untuk anaknya. Sebelum di terapi, setelah konsultasi dia di uap terlebih dahulu, lalu diberikan obat. Menurut ibunya, dia sudah 2 kali terapi ke dokter alfin gianto tersebut. Sudah banyak kemajuan yang di hasilkan. 

Balik ke ibu lagi, jam 1 siang masuk untuk konsultasi gelombang 2 terlebih dahulu. Abis konsultasi langsung di terapi. Ibu saya baru keluar selesai pengobatan yaitu sekitar jam 4 sore. Ya memang lama saat terapinya tergantung dengan penyakit yang dideritanya. Setelah keluar terapi ibu saya sudah dapaat jalan sediri tanpa harus di topang. 

Biaya yang dikeluarkan juga menurut saya cukup sesuai dengan hasil yang didapatkan.
Anak-anak : 450.000,- - 500an
Orang Dewasa : 750,- - 900an 

Semua harga saya juga kurang tahu pasti, karena setiap penyakit pasti butuh jumlah obat-obatan yang berbeda-beda dan terapinya juga beda-beda. Untuk jumlah obat adik saya seharga 450.000 ribu mendapat 6 obat dilengkapi nutrisi dan vitamin. 

Kurang lebihnya saya mohon maaf. Saya harap ini dapat bermanfaat bagi orang-orang yang membutuhkan rekomendasi tempat pengobatan alternatif di jakarta. Dan mungkin bagi yang masih ragu-ragu mungkin bisa untuk meyakinkan. 

Mungkin banyak yang ragu karena akan lebih pasti kalo ke dokter yang ada dirumah sakit, atau saya tidak percaya yang alterntif begituan, dll. Ya tapi namanya juga Alternatif adalah pilihan lainnya selain harus operasi atau obat kimia. 

Kesehatan memang asalnya dari Allah tapi kesembuhan butuh perantara untuk didapatkan.


Sabtu, 12 Agustus 2017

Undangan untukmu

Sebuah kisah kehidupan dimulai dari seorang anak lahir tanpa ayah ke dunia ini. Ada banyak yang berfikir ini memalukan untuk diberitahu, tetapi bagiku biasa aja karena aku memang sudah lupa rasanya. Bukan karena hamil diluar nikah, tetapi karna seorang ayah dan ibu bercerai. Terlahir tanpa adanya ayah menjadikan pribadi ku semakin kuat diluar namun rapuh didalam. Aku kuat diluar untuk menjaga ibu, dan selalu mengatakan "aku tidak apa-apa" didalam keadaan apapun agar tidak menghawatirkan berlebihan. Namun aku rapuh didalam karena, terlalu banyak yang aku alami. Dulu aku hidup, aku sekolah semuanya demi seorang ibuku. Yang ada dalam fikiran ku adalah untuk membahagiakan ibu. Yaah memang betul sebegitunya aku sayang pada ibuku.

Mengapa semua yang aku lakukan adalah untuk ibu?

Simple alasanya, aku dulu tidak punya alasan lain dan sesingkat itu fikiran anak kecil. 

Dia... sebutlah dia ayah kandungku. Dia tidak pernah mencariku maupun mengakui ku. Dari mana kamu tahu? Dia setelah bercerai dari ibuku saat aku masih dalam kandungan, dia langsung menikah lagi dengan wanita lain. Masih tergambar jelas di ingatanku saat aku masih dibangku TK, aku diberikan nomer telefon ayahku. Lalu aku telefon lah nomer itu, dengan polosnya seorang anak aku bertanya "Halo, ini nomornya bapak ali? bapak alinya ada?". Lalu dijawab "iya ini siapa ya?". Aku berharap banyak pada hari itu "Ini icha, aku mariza anak bapak ali". Lalu dijawablah "anak? anak monyet kali kamu. Saya ga punya anak kayak kamu". Jujur pada saat itu aku tidak mengeluarkan sedikitpun air mata sampai aku cerita semuanya ke mama (nenek). Mulai saat itu aku tidak pernah mau menghubunginnya lagi dan aku yakin dia lebih bahagia tanpa anak sepertiku. Aku tumbuh menjadi anak yang lebih kuat dari pada sebelumnya. Mungkin mengapa aku bersikap seperti laki-laki(tomboy) hal itu karena representas aku yang harus selalu terlihat kuat. 

Tumbuh hingga menjadi anak SMP, dan saat ini akhirnya ibuku memutuskan untuk menikah lagi, sebutlah ayah tiriku ini ayah. Semua ini karena ayah memang sebaik itu melebihi ayah kandung sehingga ayah tidak pantas dipanggil tiri. Ayah punya seorang anak sebelumnya. Ibu dan ayah punya seorang anak dari pernikahan pada saat ini. Yaah.. dia adik ketiga ku, perubahan besar terjadi dihidupku. Belasan tahun tumbuh menjadi anak tunggal lalu tiba-tiba mempunyai adik itu rasanya senang tapi ada taggung jawab lainnya setelah itu. 

Masuk pada SMA awal ibu dan ayah punya seorang anak lagi yang menjadi adik ke empatku. Aku mulai semakin sadar dengan tanggung jawabku. Bahwa aku hidup sekarang bukan untuk ibuku lagi, tapi untuk adik-adikku dan masa depan mereka. 

Jadi untuk kalian yang ada masalah sedikit saja berfikiran untuk bunuh diri, lebih baik kalian pikir kalo setelah bunuh diri ga ada yang mau nerima kalian. Alam semesta menolak tubuh kalian dan langit pun tidak mau. Jika semua cerita ini seperti drama atau terlalu mendramatisir ya memang seperti itu hidupku. Penuh dengan drama yang tidak semua orang sepertiku.

Daan sampailah tahap dimana aku kuliah. Ada om dan tanteku yang selalu berkata jangan lupa jaga diri. Disini aku bertamu dengan seorang laki-laki penjagaku lainnya selain ayah, sebutlah dia Ci. Ci selalu mendukung aku dalam keadaan terbawah sekalipun. Saat aku merasa aku tidak kuat untuk menjalani di jurusan ini, dia yang selalu meyakinkan aku kalau aku bisa. Hubungan aku dan ci memang sudah mengenal orang tua masing-masing. Sampailah kami pada sidang akhir tugas akhir kami ini. Kami sidang di minggu yang sama, dengan orang tua kami yang sama-sama saling mendoakan. Aku membahas bagian ini karena aku merasa aku memiliki keluarga lain yang sayang terhadapku. Mama ci sangat bahagia mendengan aku juga lulus di sidang, padahal aku bukan anak kandungnya tapi aku bisa merasakan ketulusan itu.

Dari tulisan ini aku hanya ingin membagi cerita bahwa tuhan tidak akan membiarkan kalian merasa sendirian. 

Teruntuk ayah kandungku dimanapun engkau berada, aku berharap dapat mengundang engkau pada hari wisuda ku nanti.

Jumat, 14 April 2017

Selalu Begitu

Baru ku tersadar
Muncul sebuah cabang baru
  setalah kita semua memutuskan untuk pergi
Tiga cabang tepatnya.
Kalian berjalan bergandengan menjalani dua cabang itu
  yaaah cabang yang tentunya berlainan arah

Bagaimana dengan ku?
Aku...?
Tak perlu kau tanya, memang sedrama naskah yang telah ada
Aku masih terduduk disini kosong
Aku beranikan memilih cabang ketiga dengan diriku sendiri
Tak ada tangan yang dapat ku genggam lagi dari masa lalu itu
Tiada daya untuk memanggil kalian kembali

Aku tahu tak mungkin kalian untuk kembali 
karena ada yang bilang
"Udah beda pemikiran jadi ga worth it buat dipertahanin"

Selasa, 30 Agustus 2016

Hanya Tersenyum Melihat Kalian Melangkah Jauh

Hai apa kabar kalian sekarang...

Hmm saat ini aku cuma bisa tersenyum melihat mereka mulai berjalan lebih cepat dari biasanya, berjalan jauh kearah masing-masing tanpa mengucapkan selamat tinggal dan seakan lupa untuk mengatakan sampai bertemu kembali.

Mengapa aku ga pernah bisa memiliki lingkaran seutuhnya dalam kehidupan aku. Lingkaran yang aku punya satu-satunya kini mulai melepaskan genggamannya satu sama lain. Tanggan ku masih terus mengadah kepada mereka berharap semua akan baik-baik saja. Tapi ternyata tidak makin kesini aku semakin ga percaya sama yang namanya harapan. Aku mulai percaya bahwa setiap foto pasti akan pudar warnanya pada masanya. Pada akhirnya foto yang terabadikan hanya dapat  menjadi tumpukan usang yang mungkin tidak akan tersadar jika terbuang. 

 Aku iri pada dia yang mempunyai banyak lingkaran dalam kehidupannya. Lingkaran yang ga pernah lekang oleh waktu dan oleh percakapan. 
Kenapa lingkaran harus selalu melalui percakapan yang rutin agar tetap utuh?.
Mengapa kehidupan ku ga pernah bisa mempunyai lingkaran yang terus berjalan tanpa dapat terhempas oleh ombak kehidupan?

Pada akhirnya aku hanya bisa tersenyum melihat kalian saling menudingkan pisau antau kalian. Senyuman itu tanpa tersadar mengalir sejalan dengan air mataku yang menetes begitu saja. Aku... iya aku cuma manusia paling jauh dari kalian. Aku yang paling perduli dengan kalian, tapi aku tiada daya untuk mengutuhkan segalanya. Aku hanya punya dua tangan bukan empat tangan untuk menahan kalian saling pergi. Lucu memang semua kenangan kasih sayang antar teman selama bertahun-tahun  bisa dilupakan begitu saja oleh karena beberapa kesalahan. 


Aku tidak dapat menggenggam semua diatara kalian sampai nanti, tapi aku hanya bisa memeluk kalian dalam kenanganku.

Aku akan tetap berdiri disini, jika kalian masih ingat pada ku suatu saat nanti sapalah aku. Karna mungkin aku akan berpura-pura untuk tidak kenal dengan kalian saat bertemu ku suatu saat nanti sebelum kau sapa. 

mistake more sharply than a needle

Selasa, 23 Agustus 2016

d'masiv pergilah kasih

Tak pernah kusangka ini terjadiKisah cinta yang suci iniKautinggalkan begitu sajaSekian lamanya kita berdua
* Tak kusangka begitu cepat berlaluTuk mencari kesombongan diriLupa sgala yang pernah kau ucapkanKautinggalkan daku
Pergilah kasihKejarlah keinginanmuSelagi masih ada waktuJangan hiraukan dirikuAku rela berpisah demi untuk dirimuSmoga tercapai sgala keinginanmu
back to *
Kejarlah keinginanmuSelagi masih ada waktuJangan hiraukan dirikuAku rela berpisah demi untuk dirimuSmoga tercapai sgala keinginanmu

Minggu, 24 Juli 2016

SURVEY I KKN TIM II UNDIP - DESA SUMANDING JEPARA - "Masalah membuat kita saling mengenal"

Heeeyho! Kali ini gue ditemenin sama lagunya Ipang - Sabahat Kecil. Yaps ada lirik yang gue suka dari sini ..."bersama mu kuhabiskan waktu, senang bisa mengenal dirimu.. rasakan semua begitu sempurna sayang tuk mengakhirinya.. jangan lah berganti, tetaplah seperti ini!"

Ini cerita waktu gue KKN, belom bisa disebut sahat sih sama mereka semua karena jangka waktu yang baru masih singkat banget buat kenal satu sama lain. Tapi udah banyak kejadian yang kita jalanin bareng, mulai bete, ketawa, sedih, panik, capeek, laper, pegel, dll. Ohiya sebelum gue cerita tentang survey gue yang pertama ini i'll introduce my team.. jengjeng proudly present!



Mulai dari sebelah kiri yaa.
1. Ilham Jombang Prasojo
    Panggil dia JOMBANG. Dia adalah KORDES desa gue. Dia anak FEB - Manajemen UNDIP. Dia anak Tanggrang "kunciran". Orang yang suka banget ngomong ngelawak gt tapi kadang lebih sering garingnya dari pada lucunya wkwk. Orang yang suka banget ngecengin orang lain kayak tai haha. Awal gue ngeliat ini orang adalah sebelum ngumpul dia lewat depan bangku dengan badan tinggi menjulangnya -__-. Trus yaang bikin nih orang makin kayak eek adalah waktu hari kedua pas pembekalan KKN universitas gue ketemu sama dia didepan kelas dan gue sapa "Hai" dia cuma ngeliatin doang dafuk emang. 
Kalo jombang di deskripsiin kayak apa search "Joker". He's like a clown, but without which we could not solid.

2. Muhammad Bella Akbar
    Panggil dia AKBAR. Dia anak FSM - Fisika UNDIP. Dia anak dari bogor. Dia adalah superhero di survey tim sumanding ini, karena cuma dia yang bisa nyetir dan bawa mobil jadi kita semua bisa survey deh wkwk. Dia kalo bawa mobil kyk supir antar kota kalo kata erik, fast and furious aja kalah sama dia. Dia jarang becanda, tapi kalo sekalinya ngelawak bikin ngakak. Orang yang banyak pengalaman sama mobil. Pertama gue kenal saat pembagian kelompok dia duduk samping gue dan dia orang kedua yang gue kenal dari kelompok ini.

3. Wachyu Rachmawati
    Panggil dia WAHYU. Dia anak FEB - *jurusannya lupa*. Dia anak dari brebes. Dia sekre kedua di tim ini. Anak yang paling gampang banget ketawa kalo anak-anak pada ngelawak, kalo udah ngakah bisa sampe guling -guling. Dia kecil, mungil tapi kalo makaaan semua disikat sama dia wkwk. Dia gasuka makan kol *ada cerita di survey 2*. Pertama gue kenal adalah saat perkenalan satu tim, waktu itu dia bawa jajanan indomart satu kantong plastik gede isinya banyak banget.

Sebelahnya itu ibu kadesa sama bapak kades bukan tim kita kok wkwk, kita beda angkatan hehe.

4. Mira Murni Miranti
    Panggil dia MIRA. Dia anak HUKUM. Dia anak dari bekasi. Dia adalah sekre pertama di tim ini. Dia baik banget semua keperluan masalah print surat-menyurat dia gercep langsung nanganin. Kalo ada sama anak-anak kecamatan masalah rapat-rapat mira siap mendampingi jombang wkwk. Pertama gue kenal adalah saat perkenalan tim.

5. Lysda Warni
   Penggil dia LYSDA. Dia anak FSM - Statistik. Dia anak medan. Dia itu baik banget mukanya mirip sama citra kirana artis wkwk. Dia adalah orang ketiga yang gue kenal dari tim ini waktu itu kenaalannya pas bareng sama akbar. Lysda itu penolong buat post test univ gue karena kalo ga ada dia waaaah ga ada bala bantuan haha. 

6. Mariza Putri Sari Dewi Ningsih
    Iyaaa itu gue yang semakin bulet dan sering dibilang "kok ija gendut sekarang" hah sudahlah. Iyaa gue anak FSM - Informatika. Yang selalu diminta sama anak-anak buat bikin tower sinyal di desa sumanding ini. Anak yang paling suka nyanyi kalo dimobil.

7. Minhaturrohmah Chusain
    Panggil dia MINHA. Dia anak FISIP - Jurusan Komunikasi. Dia dari temanggung. Dari tim ini orang yang pertama kali gue kenal adalah minha, dia waktu itu duduk disebelah gue waktu belom dibagi kelompok. Dia ini ibu bedahara desa yang teliti banget semuanya dicatetin wkwk. Dia ini paling apatis banget sama jombang galak-galak manis :3 tiati nanti jatuh cinta. Eissst soalnya minha paling sering dirayu2 kecil sama jombang wkwk. 

8. Erick Estrada
    Panggil dia ERIK. Dia anak HUKUM. Dia dari medan, dan ternyata satu SMA sama lysda waaah sempit ya. Dia anak yang sama konyolnya sama jombang. Tapi kalo ga ada mereka berdua sepi sih. Dia anak yang suka ngelawak bareng sama jombang. Pertama gue kenal pas di perkenalan tim, dia anak yang freak gadget banget waktu itu. Gamau ngobrol apa lagi, becanda cuma mainannya sama gadget doang.

9. Dika Puspita
    Panggil dia DIKA. Dia anak HUKUM. Dia dari jakarta selatan. Pertama kenal yaitu pas pembagian kelompok dia duduk disebelah gue. Awal kenal sih kayak jutek dan milih2 temen yang rada gamau bergaul gt. Tapi lama-lama biasa aja sih~. Dia yang ngurusin semuaaa peralatan kebutuhan buat nanti dibawa kedesa. 

Yaaah itulah kami.. mulai dari gue ceritaiin dulu waktu pertama kenalan sama mereka sampe mereka kayak gimana. Oke mulai aja yaa cerita survey pertama desa sumanding jepara KKN TIM II UNDIP.

Kita ngumpul di pom jam 5 katanya, gue ontime waktu itu belom ada siapa-siapa tapi udah rame sama daerah lain soalnya waktunya barengan gt. Trus nyari-nyari ngeliat lah si jombang, dan ga lama liat akbar. Tapi pas mau nyamperin mereka ilang *ini bukan horror*. Muter-muter ketemulah sama minha dan mira. Nunggu hampir mau jam 6, si erik baru dateng juga. Abis itu nunggu depan pom kita bahas masalah "mau ikut bareng ga sama korcam" daan hasilnya kita ga ikutan. Pak kordes spik ijin ke korcam "maaf ya harus duluan soalnya udah ditungguin sama kadesnya". Yaa dan hasilnya 06.20 kita caaaw ke jepara.

usut punya usut, kita balik jepara tuh mampir ke pantai bandengan dulu.. *hasutan ija*. Balik dari pantai bandengan eh ternyata ban mobil yang dipake bocor dan gatau harus minta tolong sama siapa wkwk. Akhirnya anak cewek pada nunggu dipantai dan cowok pada ke bengkel buat ganti ban. Pas dibengkel katanya sih mereka ketemu sama bapak bapak kayak rambo sangar gabisa diajak becanda tapi pas dipanggil sama istrinya dia nyaut haha. 

Bisa dibilang di survey pertama ini senengnya sih ga sebanding sama capeknya wkwk. Tapi cuma bisa bilang makasih sama kaliaaan keceeeeh teman-teman!! :D

Awal dari masalah adaah titik beradaptasi lingkungan.
--SUMANDING LUAR BIASA--
 

Journey Template by Ipietoon Cute Blog Design